INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
PADA SMPN 4 MARTAPURA
1. Ujian Nasional ( UN ) :
UN dilaksanakan satu kali dan tidak ada UN Ulangan.
Satu ruangan ujian diisi oleh 20 peserta dengan soal terdiri atas 10 orang diberi soal paket – A dan 10 orang lainnya diberi soal paket – B secara berselang-seling berdasarkan urut tempat duduk, sehingga setiap peserta yang berdekatan tidak sama soal yang dikerjakan walaupun sama mata pelajarannya.
Jadwal Ujian adalah sebagai berikut :
Senin, 27 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Indonesia.
Selasa, 28 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Inggris.
Rabu, 29 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Matematika.
Kamis, 30 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : IPA.
Bahan / materi soal UN disusun berdasarkan Standar Kompetensi (SKL) Interseksi / SKL Irisan dari Kurikulum 1994, Kurikulum 2004, dan Standar Isi pada KTSP.
Master Naskah soal UNAS disusun oleh Panyelenggara UN Tingkat Pusat (di Jakarta) yang terdiri atas :
Soal Bahasa Indonesia, sebanyak 50 soal.
Soal Bahasa Inggris, sebanyak 50 soal
Soal Matematika, sebanyak 40 soal.
.Soal IPA, sebanyak 40 soal.
Peserta dinyatakan lulus UN jika memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.
Pengumuman hasil UN selambat-lambatnya minggu ketiga Juni 2009.
Kelulusan dalam UN merupakan salah satu syarat dari 4 syarat untuk bisa lulus dari sekolah, yakni :
e. Mempunyai Nilai Rapor dari Kelas VII smester ganjil sampai dengan Kelas IX smester genap (semua smester terisi nilainya).
f. Mempunyai nilai minimal “Baik” pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas :
- Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
- Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan da kepribadian.
- Kelompok mata pelajaran estetika.
- Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
g. Lulus Ujian Sekolah ( US ).
h. Lulus Ujian Nasional ( UN ).
2. Ujian Sekolah ( US ) :
US dilaksanakan setelah selesai Ujian Nasional (Jadwal menyusul ).
Naskah Soal disusun oleh Sekolah bekerjasama dengan MGMP Kabupaten Banjar.
Kegiatan US terdiri atas Ujian Tulis dan Ujian Praktik.
Mata Pelajaran yang diujikan adalah semua mata pelajaran yang tidak diujikan pada Ujian Nasional, ditambah Ujian Praktik untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA.
3. Crash Program :
Untuk menambah bekal penguasaan kompetensi siswa dalam mengahadapi UN dan US tahun 2008/2009 ini maka selain melaksanakan pembelajaran reguler secara lebih intensif, sekolah telah dan terus melakukan kegiatan Crash Program berupa :
Try out Ujian Nasional : Telah dilakukan 2 kali (Nopember dan Desember 2008), dan akan dilakukan lagi bulan Pebruari dan Maret 2009.
Drilling Jumat : Telah dimulai hari Jumat, 16 Jan.2009 (jam 09.00 – 1.00) lalu, dan akan dilanjutkan setiap hari Jumat minggu berikutnya.
Les Pendalaman SKL : Akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa siang ( jam 14.00 – 16.00 WITA ), mulai tanggal 2 Februari sampai dengan Selasa, 15 April 2009.
Sarapan pagi ; Telah dilaksanakan mulai bulan Desember 2008 lalu dan terus dilanjutkan setiap Senin – Kamis (jam 07.00 – 07.30 WITA).
Shalat Hajat : Dilaksanakan minggu kedua April 2009.
Semua kegiatan tersebut di atas dilaksanakan “GRATIS / TIDAK MEMUNGUT BIAYA DARI SISWA / ORANG TUA SISWA”, karena biaya semuanya disediakan oleh sekolah.
Senin, 16 Maret 2009
Minggu, 01 Maret 2009
Refleksi : SEKOLAH SEHAT PROP KALSEL TAHUN 2009
Tidak dapat dipungkiri, bahwa meraih prestasi kemudian mempertahankannya bukanlah suatu hal yang mudah. Mulai menata landasan kerjanya, menyatukan tujuan, mengatur strategi, menyeiramakan langkah berbagai komponen, dan lain-lainnya sampai dengan konsistensi melaksanakan programnya dan memantau serta mengevaluasi kemajuannya, dan pada akhirnya kemauan untuk menganalisis permaalahan yang timbul dan menindaklanjuti perbaikan demi peningkatan di waktu berikutnya sehubungan orang lain tentu juga selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik.
Begitu pula prestasi keluarga besar SMPN 4 Martapura dalam meraih dan mempertahankan tradisi untuk menjadi terbaik sebagai "SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT" bukan barang mudah. Apalagi dengan kondisi luasnya areal (8.000 m2), banyaknya jumlah siswa (650-an) jumlah rombongan belajar (21 rombel) jumlah karyawan (50-an) jumlah sarana prasarana yang dikelola (9 unit gedung berlantai dua, 5 unit gedung berlantai satu), bahkan berada di lokasi / wilayah perkotaan yang tentu akan banyak mempengaruhi kondisi dan prilaku warga sekolah khususnya para siswa.
Oleh karena itu Tradisi Juara dalam Penilaian Pengelolaan Lingkungan, Penilaian Kebersihan, maupun Penilaian Sekolah Sehat yang diraih setiap tahun selalu diterima dengan rasa syukur, dalam arti menjadikan warga sekolah semakin termotivasi untuk memperbaiki keadaan untuk menjadi lebih baik lagi setiap tahunnya.
Dengan rasa syukur pula untuk tahun 2009 ini seluruh warga bersyukur atas penetapan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Propinsi Kalimantan Selatan yang akan di SK-kan oleh Gubernur Kalsel sebagai Juara I Sekolah Sehat Propinsi Kalimantan Selatan.
Status Juara I SS Prop Kalsel ini merupakan kedua kalinya dalam 5 tahun terakhir ini disandang, dan keempat kalinya sejak sekolah ini didirikan tahun 1987. Dengan demikian SMPN 4 Martapura kembali akan bersaing ke tingkat nasional dalam bidang pengelolaan Sekolah Sehat.
Keberhasilan ternyata dilengkapi lagi dengan penetapan Pemkab Banjar yang menjadikan SMPN 4 Martapura sebagai salah satu titik pantau penilaian Adipura Kota Martapura. Sehingga SMPN 4 Martapura dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan kota Martapura dalam berusaha meraih Adipura tahun 2009 ini.
Lebih lengkap lagi Badan Lingkungan Hidup Kab. Banjar pun menetapkan SMPN 4 Martapura menjadi SMP peserta penilaian Adiwiyata di Kabupaten Banjar Tahun 2009 ini. Penetapan BLH ini tentu bukan tanpa alasan. Sebab sebagai sekolah Juara I dan II Kabupaten Banjar yang selalu diraih dalam 5 tahun terakhir memang merupakan modal bagi SMPN 4 Martapura menghadapi tantang bidang kebersihan dan kesehatan ini di tingkat yang lebih tinggi.
Tidak ada kata lain sebagai kunci dalam hal ini adalah KEMAUAN, KONSISTENSI, DAN KEBERSAMAAN warga SMPN 4 Martapura mewujudkan lingkungan sekolah sehingga menjadi sekolah yang nyaman dan kondusif bagi pelaksanaan pembelajaran. SUKSES UNTUK SISWA, SUKSES UNTUK SEMUANYA.