Jumat, 17 April 2009

Adiwiyata & UKS SMPN 4 Martapura Hasil Kerja Bersama




Untuk kesekian kalinya UKS SMPN 4 Martapura dinobatkan sebagai UKS terbaik SMP se Kalimantan Selatan, dan kembali menjadi kandidat Sekolah Sehat Tingkat Nasional di tahun 2009 ini. Di tingkat Kabupaten Banjar untuk lima tahun terakhir memang tiga kali mendapat penilaian Terbaik I Lingkungan Bersih dalam rangka Hari Jadi Kab.Banjar dan dua kali mendapat penilaian Terbaik II, serta satu kali mendapat penilaian Terbaik I Pengelolaan Lingkungan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dibalik layar dari keberhasilan tersebut sebenarnya tidak lain adalah adanya kerja bersama seluruh warga sekolah. Selain kesungguhan siswa petugas kebersihan kelas, kerja keras para wali kelas yang setiap hari pukul 07.30 sudah berada di depan kelas untuk menggerakkan kebersihan kelasnya. Keikhlasan setiap guru yang masuk ke semua kelas pada setiap jam pelajaran berapapun untuk mengamati dan menggerakkan siswa bila kelas masih belum bersih. Kemauan dengan niat beribadah, para siswa dan guru melaksanakan "Jumat Bersih" yang tiada henti sejak bertahun-tahun silam. Tak mau kalah, Tim Penggerak 6-K yang dengan rela memeras keringat mengerakkan siswa menanam, menyiram, memangkas, memupuk, meremajakan tanaman hias dan tanaman obat. Bidang pelayanan kesehatan paramedis khusus selalu siap memberikan pelayanan kesehatan dan waktu tertentu dikunjungi dokter. Klinik berukuran 7 x 9 m saat ini telah dilengkapi berbagai peralatan pelayanan kesehatan, dan didukung dengan sistem administrasi komputer membuat siswa tidak khawatir jika kesehatannya terganggu.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari kepedulian warga masyarakat, Instansi Pemerintah tingkat kabupaten, kecamatan, dan kelurahan seakan tiada henti membantu dengan kordinasi yang dijalin. Sebut saja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab.Banjar yang membantu pengangkutan sampah ke TPA, Dinas Kesehatan yang membantu Bimbingan Teknis Pengelolaan Klinik dan pengadaan obat-obatan serta peralatan pelayanan kesehatan. Badan Lingkungan Hidup dengan bantuan bibit tanaman serta bimbingan pengelolaan limbah / sampah menjadi kompos atau barang bernilai. Kantor Departemen Agama Kabupaten Banjar dengan bimbingan keagamaan untuk mencintai kebersihan. Kejaksaan Negeri Martapura dengan penyuluhan sadar hukum. Polres Banjar dengan bantuan penyuluhan ketertiban umum,lalu lintas, miras dan narkoba, serta penyaluran kegiatan siswa berupa latihan Drumband dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Puskesmas Martapura dengan bimbingan Kantin Sehat dan pendataan kesehatan siswa serta pelayanan pengobatannya. Selain itu masih pula dibantu oleh Kelurahan Sungai Paring dan Kantor Kecamatan Martapura. Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan anti hama serta peralatan pengolahan lahan. Bahkan Politeknik Kesehatan Banjarmasin Jurusan Kesehatan Gigi yang ada di Banjarbarupun turut serta membantu dengan menempatkan mahasiswa yang berpraktik untuk memantau dan memberikan pelayanan kesehatan gigi siswa. Untuk menyemangati upaya penciptaan lingkungan sehat tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisatapun tak ketinggalan berpartisipasi memberikan latihan kegiatan seni bernuansa bersih dan sehat. Sementara Dinas Pendidikan selaku Instansi yang membawahi juga memberikan dukungan penganggaran, legalitas, dan sarana prasarana serta perlengkapan yang relevan. Semua itu tidak lain atas kordinasi Ketua Tim Pembina UKS Kabupaten Banjar (Bapak Wakil Bupati Banjar) yang sangat "concern" mengarahkan maksud kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mewujudkan Kota Martapura sebagai kota yang bersih, indah, teduh, aman, dan nyaman (berintan) yang layak mendapat predikat Adipura.
Sepertinya kerja bareng menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat di SMPN 4 Martapura ini tak luput dari penilaian pemerintah. Secara mengejutkan Kementerian Lingkungan Hidup RI pada bulan Maret 2009 menetapkan SMPN 4 Martapura menjadi salah satu dari 40 nominator Calon Sekolah Adiwiyata 2009 setelah menyeleksi lebih dari 300 sekolah pilihan se Indonesia. Mengejutkan, karena sejak Adiwiyata dilaksanakan tahun 2006 belum ada satu sekolahpun di Kalimantan Selatan menjadi nominator.
Melanjutkan prestasi yang dicapai sebelumnya, sejak tahun 2004 SMPN 4 Martapura memang telah meredefinisi visi misi sekolah dengan menetapkan kebersihan diri dan lingkungan hidup sebagai salah satu upaya yang menjadi unggulan. Integrasi materi pendidikan lingkungan ke dalam beberapa mata pelajaran, dan gerakan kebersihan berbasis partisipatif, serta pengembangan sarana prasarana sekolah yang menciptakan lingkungan kondusif bagi pembelajaran telah digencarkan. Melakukan peremajaan pertamanan, tanaman buah, tanaman pelindung, tanaman obat, bak sampah, serta poster/stiker/himbauan. Setiap berbunyi bel istirahat yang telah diprogram pada PC selalu terdengar himbauan & ajakan untuk melakukan pemilahan saat membuang sampah pada tempatnya dengan cara memasukkan sampah organik / non organik sesuai tempat tersedia.
Akhirnya, melalui media ini kepada semua orang tua siswa dimohon dukungan serta doa agar anak-anak kita terus konsisten melakukan upaya-upaya kebersihan dan menjadi lulusan yang benar-benar "BERIMAN, SEHAT, CERDAS, dan TERAMPIL".